![]() |
di antara rimbunnya pohon karet |
![]() |
dapet ikan, :D |
![]() |
menyiapkan umpan pancing |
![]() |
lanscape sore di desa lah=buhan baru |
![]() |
sungai yang memisahkan provinsi lampung dengan provinsi sumatra selatan |
![]() |
menunggu ayah menderes |
![]() |
di antara rimbun karet |
![]() |
suasana desa |
![]() |
night shoot |
![]() |
petani sawit |
![]() |
ngangon sapi |
5 jam perjalanan gua dan rombongan sampai di simpang pematang, di kiri kanan yang keliatan cuma lahan gersang dan beberapa pohon yang mati. pikiran mulai kacau, kayak tentara yang mau dikirim ke irak..hahha
temen2 yang lain juga sama halnya dengan apa yang gua pikirkan, kepala udah mumet karna mikirin nasib selama 40 hari kedepan.
setelah beberapa jam dan melewati beberapa tahap penerimaan mahasiswa oleh pihak kabupaten dan kecamatan, akhirnya kami di jemput oleh aparat desa yaitu pak SURONO. awal liat orangnya seremnya nauzubilah, selama di mobil nggk ada yang berani buka omonga, pikiran udah kayak psikopat, :D (maaf ya pak)
rupanya pak surono tau apa yang kami pikirkan, dia mulai membuka omongan dengan guyonan2 koplaknya. tebakan kami salah, pak surono cuma mukanya aja yang serem nggak taunya gokil juga. tapi kami tetap was2, soalnya selama perjalanan dari kecamatan ke desa labuhan baru cuma keliatan gelap jalan berlumpur (baru selesai hujan), dan cuma ada kebon karet sama sawit.
sesampainya dirumah kami sangat di terima baik oleh keluarganya pak surono (soalnya langsung di kasih makan :D). malam itu kami isi dengan main leng, sebagai ucapan selamat datang dari keluarganya pak surono..hahha
keesokan harinya kami mulai menyusun semua program kerja dan bersilaturahmi dengan warga sekitar. Tebakan kami salah lagi rupanya, warga desa yang mayoritas suku jawa sangat menerima kami dan mereka sangat senang dengan adanya kami KKN di desa ini.
singkat cerita program berjalan, silaturahmi berjalan. gua ngerasa bukan di mesuji tapi di jawa karna keramahan masyarakat desa. kriminalitas dan sebagainya sama sekali nggak ada selama kami KKN. bahkan motor pak surono dan warga yang lain nggak ada yang di masukin kerumah kalo malem dan hebatnya nggak ilang (klo di bandar lampung hitungan menit udah lenyap :D). di sini gua gerasa sangat kagum, dengan keramahan warga, desa yang aman tentram tanpa ada kasus kriminalitas.
1 lagi, walaupun di plosok dan listrik cuma memanfaatkan diesel, tapi warganya hampir semua punya LAPTOP dan HP canggih. Smartfren gua malah jadi HP yng paling nggak berguna..hahha
40 hari berlalu, akhirnya kami diharuskan untuk pulang ke bandar lampung. berat rasanya buat pergi dari desa ini, dapat keluarga baru dapet saudara baru yang mungkin akan terus jadi keluarga sampai kapan pun.
yah, ini lah sedikit cerita dari Mesuji yang selama ini dibenak kita cuma ada kasus kriminalitas sampai ke internasional beritanya. rupanya mesuji nggak seperti yang kita pikirkan dan semua hal yang muncul di berita nggak semua sama dengan keadaan asli disana
yang paling sangat gua inget, gua dapet flash external jaman dahulu kala merk AMITY yang sangat sakti. kenang2an dari pak SURONO...
TENGKIYU PAK SURONO TENGKIYU WARGA DESA LABUHAN BARU, RUPANYA MESUJI ITU NGGAK KAYAK PERANG VIETNAM, :D